Berita Bauing
home > Berita dan Tren >

Berita Bauing

Tanggal 2 Februari sampai dengan 28 Februari, Li Daxi, ketua Chinese Association for Science and Business (CASB), Ma Zuoping, ilmuwan mikro / nano terkenal Amerika, Zhou Pengbo, profesor Medical School of Cornell University, Pan Yihang, sekretaris jenderal CASB, Chen Yongting, pimpinan teknologi AUCMOS dan para ahli industri lainnya, mengunjungi Shenzhen dan Guangzhou untuk mengamati suksesnya perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi. 

   1   Academikus Ma Zuoping memberikan ceramah mengenai Moore’s law dan the Evolution of Integrated Circuit Technology 

Tanggal 27 Februari, Bauing Culture Forum bersama dengan GDUFS, mengundang Ma Zuoping, ilmuwan mikro / nano terkenal Amerika, akademikus dari National Academy of Engineering, akademikus luar negeri Chinese Academy of Sciences, dan profesor Yale University, untuk memberikan ceramah berjudul Moore’s law and the Evolution of Integrated Circuit Technology pada murid-murid di Guangzhou dan para praktisi di bidang industri elektronik. Sekitar 100 murid dengan jurusan computer science dari Sun Yat Sen University, Jinan University, South China University of Technology, GDUFS dan universitas lainnya di Guangzhou, para anggota fakultas Cisco School of Informatics, GDUFS, dan para praktisi komputer Guangdong juga menghadiri ceramah tersebut.  


▲ Tempat ceramah   


Akademikus Ma Zuoping sudah mengabdikan dirinya pada penelitian mikro-elektronik dan sudah membuat kontribusi besar dalam bidang perkembangan teknologi logam / oksidasi / semikonduktor,  khususnya pada bidang dielektrik gerbang MOS (termasuk dielektrik gerbang konstan dielektrik tinggi). Ia juga menjabat sebagai direktur Microelectronics Center of Yale University, direktur Amerika Peking University—Yale University Microelectronic and Nanotechnology United Center, ahli terkemuka dalam bidang memori non-volatile, dan pencipta FEDRAM. Tahun 2005, Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) menganugerahi sang akademikus Andrew S. Grove Awards, yang hanya diberikan kepada orang yang berkontribusi di tingkat dunia dalam bidang computer science. Pada tahun 2006, ia memenangkan University Researcher Award yang dianugerahi oleh Semiconductor Industry Association (SIA),dan menjadi peranakan Amerika pertama yang berhasil memenangkan penghargaan ini. 
  
Sebelum ceramah dimulai, Gu Pu, pendiri Bauing Group, memberikan pengantar singkat tentang Forum Budaya Bauing pada para hadirin, dan mempersembahkan seuntai sajak “milikilah pengetahuan menyeluruh tentang budaya China dan barat, mengabdikan diri untuk menulis buku untuk mengembangkan teori-teorinya”. Para petinggi GDUFS juga memberikan cinderamata untuk Ma Zuoping. 


▲ Wakil presiden Gu Pu mengenalkan Forum Budaya Bauing  


▲ Wakil presiden Gu Pu  mempersembahkan seuntai sajak bagi akademikus Ma Zuoping    


Dimulai dengan teori yang dibuatnya sendiri, Ma berpendapat bahwa umat manusia akan berada di era Silicon dalam perkembangan sosial pada waktu yang lama. Ia mengambil bermacam-macam produk elektronik sebagai bukti. Ia kemudian menempatkan industri elektronik ke dalam seluruh rangka ekonomi sebagai pertimbangan, dan mengusulkan ide bahwa industri elektronik merupakan sebuah industri terbesar pada saat ini dan juga merupakan industri dengan perkembangan tercepat. Ia menekankan bahwa dasar dari industri elektronik adalah ilmu semikonduktor. Ia juga membimbing para hadirin untuk menelaah kembali revolusi industri elektronik dari transistor ke sirkuit terpadu. Ia berpendapat bahwa Moore’s law merupakan suatu yang mendasar dan sirkuit terpadu akan mempunyai karakteristik yang benar-benar berbeda dari situasi sebelumnya dari teknologi ke industri. Melalui pengetahuannya yang luas, gaya yang humoris dan sederhana, ditambah dengan karismanya sebagai seorang guru, ia sanggup memikat para hadirin yang memberikannya tepuk tangan membahana.


▲ Akademikus Ma Zuoping memandu para hadirin untuk menelaah kembali perkembangan industri elektronik


Setelah ceramah usai, pengajar dari Cisco School of Informatics, GDUFS, dan murid-murid dari berbagai universitas berkonsultasi dengan Ma tentang cara memberikan pelajaran di industri elektronik, perkembangan industri sirkuit terpadu yang tersendat, dan bagaimana murid-murid di Yale belajar dan berpegang teguh pada ide-ide mereka. Ma pun memberikan jawaban yang rinci berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya.  

▲ Para pengajar dari Cisco School of Informatics, GDUFS berkonsultasi tentang masalah dalam pengajaran industri elektronik pada akademikus Ma

▲ Para murid bertanya pada akademikus Ma mengenai metode pembelajaran murid-murid Yale 

▲ Para pengajar dari GDFUS bertanya mengenai perkembangan industri sirkuit terpadu yang tersendat 

▲ Para murid bertanya mengenai peranan murid-murid China dalam perkembangan sirkuit terpadu   

▲ Foto bersama   


2 Melakukan peninjauan multi-dimensi dalam bidang pendidikan di Guangdong, mengunjungi National Supercomputer Center di Guangzhou untuk mengadakan kerjasama.   

 Sebelum ceramah usai, akademikus Ma Zuoping dan rekannya, didampingin oleh wakil presiden Gu Pu, wakil presiden GDUFS He Chuantian, dan para petinggi universitas lainnya, melakukan kunjungan ke MBA Education Center GDUFS, Transn Multilanguage Harbor, Guangdong Research Center for International Strategies, museum sejarah GDUFS dan National Supercomputer Center di Guangzhou (NSCC-GZ). Ketika mengunjungi MBA Education Center, Ma mendorong para murid untuk belajar dengan cara kreatif dan memperluas visi mereka. Ketika berkunjung ke Transn Multilanguage Harbor, Guangdong Research Center for International Strategies dan museum sejarah GDUFS, Ma mendapatkan informasi yang rinci mengenai prestasi GDUFS dalam bidang penelitian ilmiah, situasi pembangunan 21 st -Century Maritime Sill Road Collaborative Innovation Center dan perkembangan GDUFS sejak didirikan.  


 Akademikus Ma Zuoping dan rekannya mengunjungi MBA Education Center GDUFS   

▲ Akademikus Ma Zuoping dan rekannya mengunjungi Transn Multilanguage Harbor GDUFS 

  ▲ Akademikus Ma Zuoping dan rekannya mengunjungi Guangdong Research Center for International Strategies

▲ Akademikus Ma Zuoping dan rekannya mengunjungi museum sejarah GDUFS 

 
Setelah itu, presiden GDUFS, Zhong Weihe, menemui Ma dan rekannya, dan berbincang-bincang mengenai pendidikan tinggi dan berbagai topik lainnya. Ma dan rekannya juga mengunjungi NSCC-GQ. Profesor Yuan Xuefeng, direktur NSCC-GZ, menyambut mereka dan mengajak mereka untuk mengunjungi Tianhe-2 Supercomputer dan mempelajari kondisi operasinya, dengan harapan NSCC-GZ dapat bekerjasama dengan lembaga penelitian chip dan akademi obat presisi internasional. Ma juga melakukan kunjungan ke Guangzhou Higher Education Mega Center. 


▲ Akademikus Ma Zuoping dan rekannya mengunjungi NSCC-GZ 

▲ Akademikus Ma Zuoping dan rekannya mengadakan diskusi panel dengan presiden GDUFS Zhong Weihe dan petinggi lainnya   

▲Akademikus Ma Zuoping berbincang-bincang dengan presiden GDUFS Zhong Weihe tentang pendidikan tinggi 


3  Wakil walikota eksekutif Shenzhen Zhang Hu menerima para ilmuwan dari CASB yang berencana untuk membangun lembaga penelitian chip dan akademi obat presisi  


Tanggal 25 Februari, Li Daxi, ketua CASB, Ma Zuoping, ilmuwan terkenal micro/nano, Zhou Pengbo, profesor Medical School of Cornell University, Pan Yihang, sekretari jenderal CASB, Chen Yongting, kepala teknologi AUCMOS disambut oleh Zhang Hu, seorang anggota Shenzhen Municipal Committee dan wakil walikota eksekutif. Mereka mengadakan diskusi panel tentang berbagai isu, seperti memperkenalkan orang-orang berbakat dari luat negeri bagi pembangunan Shenzhen dan membangun lembaga penelitian chip dan akademi obat presisi internasional.  

▲ Foto bersama akademikus Ma Zuoping beserta rekannya dan wakil walikota eksekutif Zhang Hu 


 Selama diskusi panel berlangsung, wakil walikota eksekutif Zhang Hu menekankan pengembangkan obat presisi dapat menaikkan tingkat kesehatan umum di Shenzhen dengan memanfaatkan teknologi-teknologi baru asing.  Ma berharap bahwa mereka dapat belajar dari pengalaman sukses di masa lalu mengenai pembangunan dan pelatihan inovasi. Zhou Pengbo, yang bertanggung jawab dalam mempersiapkan akademi tersebut, berpendapat bahwa akademi tersebut akan memperkenalkan sumber-sumber intelektual asing untuk membantu pembangunan industri obat swasta di Shenzhen. Li Daxi mengungkapkan bahwa dari pengalamannya mengadakan perjalanan antara China dan Amerika, ia belajar bahwa persatuan mahasiswa asing merupakan suatu sumber yang sangar berharga. Ia berpendapat bahwa memperkenalkan sumber asing bukan saja dengan memberi dana, tetapi juga termasuk merangkul kecerdasan, menyerap pengalaman manajemen perusahaan asing dan mencari partner yang baik.  Tahun 2000, Chinese Association for Science and Business (CASB) dan Shenzhen Municipal Government bersama-sama medirikan Shenzhen Overseas Chinese High-Tech Venture Park, dan mereka juga sukses menghasilkan Thunder, NETAC, dan perusahaan-perusahaan teknologi tinggi lainnya.  


     ▶ Tautan berita



1、Shenzhen akan membangun lembaga penelitian chip dan akademi obat presisi (Shenzhen Special Daily Zone)( http://sz.people.com.cn/n2/2016/0226/c202846-27813080.html?from=groupmessage&isappinstalled=0  )     
2、 Ilmuwan Amerika berencana untuk membangun lembaga penelitian chip di Shenzhen (Shenzhen Economic Daily) 
(  http://shipei.qq.com/c/stock/20160226004921?from=groupmessage&isappinstalled=0  )


Kualifikasi dan Penghargaan

Berita dan Tren

Kebudayaan Bauing